The Real Torrent Search...powered by GOOGLE

Ahad, Ogos 19, 2007

Negarakuku dan NemeWee (Part-2:Kesimpulan)

Assalamualikum dan salam sejahtera semua. Dah baca artikel part-1 aku?

Sekarang ini, aku sambung pula ke bahagian kedua artikel aku yakni KESIMPULAN yang aku dapat sewaktu aku menganalisis Negarakuku. Kesimpulan ini akan mengambil-kira komen-komen yang terdapat pada artikel pertama, situasi semasa dan juga keadaan media-massa di Malaysia. Sekarang mari kita sambung part-2 yakni Kesimpulan.

Sebelum itu, aku ingin sekali berterima-kasih kepada mereka yang sudi memberikan komen dan pendapat mereka pada ruangan komen di artikel pertama aku. Aku tak kisah apa yang korang komen yang pastinya, korang memang best dan banyak benda yang aku boleh belajar daripada korang semua. Terima Kaseyy.

Sebut pasal komen, begitu jualah dengan NemeWee yang banyak mengkomen (dan memberi komen) dalam video beliau. Maaflah kalau aku terlambat update cerita ini BTW aku ada banyak kerja yang aku kena buat. Korang ada life kan? Samalah seperti aku.

Sebagai seorang rakyat Malaysia, yang mana kawan-kawan kita terdiri daripada pelbagai jens kaum yang datang dari pelbagai jenis rumput budaya sepatutnya acara komen-mengkomen, kritik-mengkritik di antara budaya TIDAK sepatutnya berlaku. Kenapa? Sebab inilah yang akan mengulangi sejarah peristiwa 14 Mei. Pertelangkahan diantara kaum yang disebabkan oleh perbuatan seseorang yang disifatkan sebagai "saja-saja" adalah sangat tak patriotik. Aku mungkin boleh paham dengan apa yang NemeWee ingin sampaikan tetapi bagaimana dengan orang lain? Adakah mereka boleh paham? Maaflah tapi bak kata perpatah "Rambut Sama Hitam Hati Lain-Lain"

Jesteru, sepatutnya kita RAKYAT MALAYSIA berbangga dengan apa yang kita ada. Dengan keunikan kita. Isu-isu seperti bumiputera, hak dan sebagainya sepatutnya tidak perlu lagi dibangkitkan didalam Malaysia sebab semuanya telah termaktub dalam perjanjian kewujudan Persekutuan Malaysia. Kalau kita nak renungkan nasib orang Cina / India / bla bla bla marilah kita renungkan nasib kaum tersebut di mana-mana negara luar. Kita amik satu contoh di Thailand, di sana kaum selain kaum Thai tidak layak mempunyai suara politik. Adakah mereka menginginkan keadaan seperti itu?

Di America, NO TEACHING IN CHINESE! Bukan lawak atau saja-saja nak provok tetapi itulah dasar pendidikan dalam America. Mau jadi macamtu? Malah kaum-kaum selain omputih tidak ada hak dalam suara politik di America. Mau ka NemeWee, kalau Malaysia mengadaptasi sistem macamtu? Saya tak marahkan awak, masej awak memang saya paham tetapi banyak orang lain yang mungkin tak paham, atau melihat mesej awak sebagai satu "bala-bencana". Perbuatan "suka-suka" boleh membawa padah.

Itulah kesimpulan aku. Akhir kata sebelum nak buat apa-apa fikirkan apa yang bakal terjadi di masa hadapan. Sekian. Ohhh ya tak terlewat lagi untuk aku mengucapkan SELAMAT HARI KEMERDEKAAN KE 50. hehehehe banyak kerja looooo.... lu mana tau!

Ahad, Ogos 12, 2007

Negarakuku dan NemeWee (Part-1:Analisis)

Assalamualikum semua, berjumpa kita lagi di ruangan ahmades dan macam-macam ada!! Hari nih topik kita adalah sesuatu yang hangat diperkatakan oleh semua rakyat Malaysia yakni lagu Negarakuku. Apakata sebelum kita teruskan dengan topik hangat ini kita hayati dulu maksud lirik lagu Negarakuku :-

Negarakuku dari NemeWee

Negaraku,

Negarakuku,

Negaraku,

Negarakuku,

Negaraku,

Negarakuku,

I love my country, only when there is a country, there is my home,

Only when there is my home, there is me standing right here,

Singing this song for you loudly, don’t be afraid,

Although I always have vulgar words in my song,

But my songs are just like durians, with horns,

Only if you dare to open it, to see the real truth inside,

It could be smell like shit, or smell damn good,

Just depends on what type of nares you have,


Our police has another name called Mata,

Because their eyes are very sharp,

When new year is near, they seem to be very hardworking,

They will take out the pens, but they don’t open ticket to you,

Because they are to thirsty and they have to drink tea,

And also black coffee, want some more sugar?,

If added more sugar, they’d smile more happily to you,

They’d even say tata to you when youre about to leave,

Negaraku,

Tanah tumpahnya darahku,

Rakyat hidup,

Bersatu dan maju,


This kind of phenomeneon, no need to be improved,

There is no need to improve cooperation between police and citizens,

Reletionship wouldn’t change for one cup of coffee,

I like it so much,

At least I won’t get fine ticket when I get home,

If so, my father must be mad about me,

I must be cursed, no car for me,

Damn It, what can I do this time?,

How can I look for fun without a car?,

How can I make out (sex) without a car?,

How can I look for transexual without car?,


I like this country so much,

In the early morning 5 o’clock,

There is a morning call to wake me up,

Sometime a few sings together,

Just like singing a love song,

Sometimes the voice get twisted, just like RnB style,

Although sometimes they sing until out of key,

Or sometimes they even sing until throated,

Some of their voice sound like cock, but they’re earlier than a cock,

Only like this, we’d be awaken to go to school or work,


Please don’t blame the government only taking care of bumiputras,

Please don’t blame the government for not being fair to us,

Only this shows that our chinese are not afraid of working hard,

Only this leads us to find our own way out,

Don’t be surprised by their judgement,

Only this shows that we are outstanding,

Only those kids that are not spoilt knows what is independent,

If not, you see some other people still need a babysitter,


Rahmat Bahagia,

Tuhan Kurniakan,

Raja Kita,

Selamat Bertakhta,

Rahmat Bahagia,

Tuhan Kurniakan,

Raja Kita,

Selamat Bertakhta,


Those people inside the government department, they’re even more brilliant,

Whatever things they’re doing, they can do it slowly,

Even if those people who is queueing up going to yell at them,

They still feel as free as they like,

Sometime even bring out their own cakes,

They eat their nyonya cake, you all continue to queue,

Even if you really yell at them,

It would still be ok, because the security guard is sleeping beside and he won’t care about you,


They wrapped up their heads, crossing the road slowly,

You have to let them cross and be careful when you’re driving,

Most importantly to live happily, to live comfortably,

Don’t be like Chinese, everyday busy and so damn tiring,

We really admired this kind of attitude,

This is their style, their way of living,

Attitude, attitude,


I keep on saying the good words in this song,

I believe those people that hate me must be happy now,

The world is very peace, the world is full of hope,

No one is injured, everything is in order,

You are so noble, you are so gentle,

The shit smell soo good, no vulgar words,

You all are so high class, everyday enjoying romance,


Listen to Guang Lian Pin Guan (Malaysia famous singers),

But they have flew to Taiwan,

Those chinese school students, after graduated,

It is so damn hard to get into the local University,

Actually we don’t have to be provoked by them,

Because this is one of the government biggest plan,

They want us to go overseas to pursue our own dreams,

Then come back and contribute to our country,

This plan is really soo good that I have no words to say,

Every corner of the world now can find Malaysia’s kids around,

Just like we’re escaping from somewhere, so shiok,


Malaysia is promoting tourism 2007,

Chinese heritage is being shown everywhere,

But government don’t even care about chinese school students,

All of our certificates are thrown into the drains,

Just like me, I go to Taiwan after graduated,

I’ve learned something and prepare to go back and contribute to my country,

I’m now standing on a roadside of Taipei, with my own guitar,

But in my mouth, I am still singing...


Rahmat Bahagia,

Tuhan Kurniakan,

Raja Kita,

Selamat Bertakhta,


So, inilah bentuk lirik lagu yang telah membangkitkan kemarahan rakyat Malaysia (atau lebih tepat lagi rakyat Malaysia yang berbangsa Melayu). Okeh, sekarang mari kita menganalisis apa yang ingin diperkatakan oleh NameWee sebenarnya nih sebelum kita hendak merasa marah. Lagu nih aku pecahkan kepada beberapa perenggan yang mana ianya akan memudahkan perbincangan kita kelak. Let's see :-

Perenggan 1#

NemeWee berulang-ulang menyebut "Negaraku" dan "Negarakuku" secara berselang-seli. Ini bermaksud beliau memiliki jiwa yang goyah (atau juwa kacau) dan tak tenang berada di negara sendiri. Beliau memperlekehkan negara kelahiran beliau sendiri dengan sebutan gaya bunyi-bunyian ala beruk. Menunjukkan bahawasanya beliau memang teringin nak duduk Amerika (hey NemeWee lu memang bangang, lu tau orang Cina kat USA tu takde SORANG pun yang involve dalam politik. Should I tell you why you sucker? Tak bersyukur langsung)

Perenggan 2#

Well, NemeWee memberitahu yang walaupun apa yang nak diperkatakan ini agak pedas tapi ianya adalah kenyataan yang patut diterima oleh Kerajaan dan Rakyat. Diumpamakan dengan durian dengan duri yang tajam tapi apabila dikopek ternampak isinya yang lazat. Ewah...

Perenggan 3#

Yang nih melibatkan kutukan NemeWee kepada petugas polis yang suka makan rasuah lebih-lebih lagi di awal tahun. Benda ini memang realiti, tak dapat disangkal oleh aku sebab ada segelintir pegawai polis bawahan yang memang suka makan suap. Aku pun heran kenapa benda ini sering terjadi walaupun diorang dah pakai tag "Saya Anti-Rasuah". Hakikatnya, yang terkena tempias kutukan ini bukanlah segelintir tapi semua kakitangan polis di Malaysia.

Perenggan 4#

Dia masih ingat untuk menyayikan perenggan lagu Negaraku :)

Perenggan 5#

NemeWee menyatakan disini rasuah mengeratkan lagi hubungan diantara rakyat dan polis. Ini merupakan satu kutukan yang paling hebat untuk warga polis di Malasyia yang hakikatnya yang buat kerja rasuah ini hanyalah segelintir orang. Perbuatan tersebut diumpamakan seperti boleh menyembunyikan sesuatu kesalahan daripada orang lain seperti ungkapan NemeWee yang boleh menyembunyikan kesalahan jalan raya daripada ayahnya.

Perenggan 6#

Dalam perenggan ini, NemeWee menyifatkan Azan Subuh sebagai satu panggilan yang boleh mengejutkan mereka di awal pagi. Di perenggan ini cuma aku terkilan ayat yang menyamakan bunyian azan dengan bunyi ayam berkokok. Apa yang kemungkinan yang ingin disampaikan oleh NemeWee mungkin berdasarkan kajian penyelidikan dia tentang bunyi-bunyian Azan mengikut spesifikasi telinga dia di waktu pagi (maklumlah orang malas bangun pagi, sebarang gangguan disifatkan sebagai bunyi yang pelik-pelik di telinga diorang)

Cuma, pada lirik lagu perenggan ini aku heran skit adakah si NemeWee orang memang pemalas bangun pagi? Heran betul aku. Macam mana dia boleh berjaya kalau bangun pagi pun malas?

Perenggan 7#

Dalam perenggan ini, NemeWee memberitahu kepada kaum Cina jangan marah kat kerajaan sebab lebih memihak kepada Bumiputra. Benda-benda macam ini membolehkan mereka lebih maju dan berdaya-saing tak seperti bumiputra yang masih lagi memerlukan bantuan itu dan ini. Benda ini diumpamakan dengan maksud ayat "Babysitter" yang merujuk kepada bumiputra.

Perenggan 8#

Dia masih ingat untuk menyayikan lagu negaraku :) (walaupun bunyi ala-ala beruk)

Perenggan 9#

Dalam perenggan nih, NemeWee mengutuk atitud sesetengah kakitangan kerajaan yang begitu lembab buat kerja. Dalam perenggan nih memang aku pun sokong. Kebanyakan kakitangan kerajaan suka sangat buat kerja lambat-lambat, buat kerja sambil lewa dan buat kerja halai-balai. Benda ini diumpamakan oleh NemeWee sebagai mereka yang masih sempat lagi makan kuih walaupun sedang buat kerja-kerja pejabat.

Perenggan 10#

Perenggan ini yang paling aku tak paham. Adakah dia mengutuk orang perempuan Islam yang bertudung? Atau orang melayu yang bertudung? Atau kedua-duanya sekali? Lerik lagu dalam perenggan ini agak kabur dan sukar bagi aku nak buat kesimpulan untuk prenggan ini.

Perenggan 11#

Begitu juga dengan perenggan ini, aku masih keliru apa sebenarnya yang dia nak sampaikan. Pada pembacaan kasar aku nih dia mungkin nak kata yang Bumiputra hidup dalam serba high-class sampai tahi orang Bumiputra pun baunya sangat wangi. Mungkin la kot.

Perenggan 12#

Ayat dalam perenggan ini disifatkan oleh NemeWee sebagai satu usaha racist pihak kerajaan yang asyik menyebelahi Bumiputra terutamanya dari segi pendidikan. Dia menyatakan kekecewaannya yang sangat mendalam apabila golongan bukan bumiputra sepertinya cukup susah untuk masuk ke Universiti tempatan.

Untuk teruskan pembelajaran mereka yang bukan bumiputra dikatakan perlu belajar di luar negeri. Cuma aku tertanya-tanya adakah dia yang belajar di Taiwan tu tak diberi bantuan oleh kerajaan? Atau memang benar dia belajar semata-mata menggunakan duit mak bapak dia sahaja? Heran jugak aku dalam perenggan nih.

Perenggan 13#

NemeWee kata, yang semua sijil budak bukan bumiputra hanya layak dibuat ke longkang sahaja sebab tak boleh nak buat apa. Ternyatalah dia seorang yang amat bodoh. Dia tak tau ke yang ada salah seorang kaumnya tu pernah dapat 16A dalam SPM dan ditawarkan biasiswa melanjutkan pelajaran di luar negara? Bukankah itu salah satu inisiatif kerajaan kepada rakyat Malaysia? Apakah dia nih bebetul bodoh dalam bising ka?

Dia pegi Taiwan tu, memang pakai duit mak bapak dia ke? Ataupun time SPM dia hanya lulus cukup makan dan keputusan SPM dia menyebabkan dia tak layak masuk Universiti tempatan? Sendiri anda semua jawablah yaaa.

Perenggan 14#

Dia menghabiskan lagu Negaraku :)

Sekarang, aku telah selesai menganalisis apa yang NemeWee ingin sampaikan. Aku akan sambung lagi rumusan yang aku dapat dalam tulisan part -2 di lain waktu, Sekian selamat membaca.